Batu Gaja, Tempat Nongkrong Minimalis di Malang

Kulinermlg.com – Berbicara tentang coffeeshop di Malang, memang tak ada habisnya. Beberapa coffeeshop kian bermunculan dengan ragam konsep terbaiknya. Kali ini sebuah coffeeshop bernama Batu Gaja menjadi tempat nongkrong baru bagi muda-mudi Malang.  Sekilas mendengar nama dari coffeeshop ini memang unik. Bukan karena kesengajaan, nama Batu Gaja dihadirkan agar terlihat berbeda. “Nama Batu Gaja itu lebih ke faktor ketidaksengajaan. Selain biar beda, nama ini juga terdengar catchy”, ungkap Aden, salah satu owner.

Baru berdiri pada Oktober 2018 lalu, coffeeshop yang berada di Jalan Mawar No 36 ini cukup mendapat antusias yang baik. Terbilang sebagai pendatang baru, tempat yang didirikan oleh Aden, Enji dan Dadang ini sempat menjadi keraguan. “Karena pendatang baru jadi sempat ragu. Tapi ya percaya saja, terlebih menurut kami formasi Batu Gaja cukup kompeten”, ungkap Aden.

Memiliki konsep minimalis Batu Gaja menjadi salah satu tempat nongkrong yang cozy. Terlebih sentuhan outdoor layaknya taman, tak jarang dijadikan sebagai spot foto yang cukup instagramable. Menariknya, Batu Gaja sediakan No Smoking Area di ruangan indoor nya. Ini mungkin akan menjadi tempat yang nyaman bagi sebagian orang khususnya perempuan. Memiliki penggemar tersendiri di kalangan mahasiswa maupun pekerja, Batu Gaja bisa habiskan sekitar 200 cup per harinya.

Menikmati waktu luang di Batu Gaja, para pecinta kopi bisa coba varian minumannya. Terdapat tiga varian yang menjadi signature Batu Gaja. Ialah Kopi Gendis yang merupakan es kopi susu dengan gula aren, serta perpaduan es kopi dan karamel yang dinamai Salted Caramel Coffee. Minuman yang memiliki basic espresso ini kerap menjadi buruan para pecinta kopi. Bagi yang tak suka kopi, Salted Chocolate juga bisa menjadi salah satu signature Batu Gaja yang patut dicoba.

Walaupun ketiga menu minuman tersebut menjadi andalan, Batu Gaja masih menyediakan ragam minuman lainnya yang dibanderol mulai dari Rp 13000,- hingga Rp 25000,-. Ingin ngopi ditemani makanan ringan, Batu Gaja sediakan ragam pilihan. Mulai dari banana roll, onion ring, bahkan cemilan asal Sunda yaitu Cireng yang dibanderol mulai Rp 13000,- hingga Rp 18000,-.

Ingin menjadikan sebagai tempat nongkrong, Batu Gaja buka setiap hari mulai pukul 12:00 WIB – 22:00 WIB. Pengecualian untuk hari Jumat dan Sabtu, para pecinta kopi bisa datang mulai pukul 13:00 WIB -23:00 WIB.(jty/hkk)

 

Penulis : Jatiayu

Fotografer : Husein

Batu Gaja

User Rating

5 (1 Votes)

Summary

3,5Score

Batu Gaja memiliki konsep tempat yang cukup minimalis dan cozy. Beberapa spot cukup terlihat instagramable. Karena coffeeshop, tentu saja varian menu kopinya lebih banyak. Namun tempat ini masih sediakan menu non kopi, seperti cokelat dan matcha. Selain tempat outdoor, Batu Gaja sediakan tempat indoor dengan no smoking area.

No Replies to "Batu Gaja, Tempat Nongkrong Minimalis di Malang"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.

    Share this